PT BGR Logistik Indonesia (BLI) menggelar pelatihan bertajuk Business Ethics Governance, Anti-Fraud, dan Business Judgment Rule

Jakarta, 15 Januari 2025 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan integritas di lingkungan kerja, PT BGR Logistik Indonesia (BLI) menggelar pelatihan bertajuk Business Ethics Governance, Anti-Fraud, dan Business Judgment Rule, acara ini berlangsung di Kantor Pusat PT BGR Logistik Indonesia serta disiarkan secara daring melalui Zoom.

Pelatihan ini dirancang khusus untuk memberikan pembekalan kepada kepala cabang dan kepala departemen tentang pentingnya penerapan etika bisnis, pencegahan kecurangan, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Direktur Utama PT BGR Logistik Indonesia, Syailendra, menegaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun lingkungan kerja yang profesional dan berintegritas.

“Sebagai perusahaan logistik yang dipercaya menangani berbagai program strategis nasional, kami menyadari pentingnya tata kelola yang baik dan penerapan etika bisnis. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepercayaan pelanggan dan mitra kerja,” ujar Syailendra dalam sambutannya.

Acara ini menghadirkan pembicara ahli, Dr. (Can) Firmansyah Tanjung Satya, SE, MM, CPMA, CRP, yang memberikan pemahaman mendalam tentang pencegahan kecurangan (anti-fraud) dan prinsip business judgment rule. Materi ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi para peserta dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Pelatihan ini turut dihadiri oleh jajaran direksi PT BGR Logistik Indonesia, yaitu Direktur Keuangan, SDM, dan Business Support, Energy, serta Direktur Komersial dan Operasi, Indra Iliana, yang mengikuti jalannya acara secara daring. Selain itu, para kepala cabang dari berbagai wilayah operasional BLI juga berpartisipasi, baik secara langsung maupun virtual.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PT BGR Logistik Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi perusahaan logistik yang berintegritas dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. Agenda ini diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai inisiatif strategis lain yang akan memperkuat kapabilitas perusahaan.